Kemendikbudristek Raih Penghargaan Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik


Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) berhasil meraih penghargaan dalam Kompetisi Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik (P4) pada acara yang digelar untuk keempat kalinya oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PAN-RB) ini.

Dari 17 Instansi, Kemendikbudristek pada tahun 2022 ini berhasil memenangkan Piala Anggakara Birawa sebagai Pengelola Pengaduan Terbaik, Kategori Aspek Keberlanjutan, Konektivitas, dan Dampak Terbaik. Selain itu, Kemendikbudristek juga mendapat piagam penghargaan sebagai salah satu dari 30 Peserta Terbaik Kategori Instansi Pemerintah (IP) Umum.


Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kemendikbudristek, Suharti menyampaikan rasa terima kasih kepada Kementerian PAN-RB atas apresiasi yang diberikan kepada Kemendikbudristek. Menurutnya, pelayanan pengaduan publik merupakan bentuk pelibatan masyarakat dalam pengelolaan pendidikan yang akuntabel guna memastikan tercapainya tujuan Merdeka Belajar.

"Terima kasih atas penghargaan ini. Semoga kami bisa semakin baik melayani aduan masyarakat," ucapnya setelah menerima penghargaan di Hotel Ritz Carlton, Jakarta (16/6).

Penghargaan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para petugas layanan di Kemendikbudristek untuk meningkatkan layanan publik.

"Selamat. Penghargaan ini untuk kita semua. Pastikan pengaduan yang diterima dari masyarakat kita tindaklanjuti. Tidak hanya menindaklanjuti saat itu, tetapi jika itu terkait dengan perbaikan sistematis perlu tindak lanjut sistemnya atau regulasinya," pesan Sesjen Suharti.


Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Kementerian PANRB, Rini Widyantini, mengucapkan selamat kepada seluruh peraih penghargaan. "Semoga dapat menjadi contoh bagi instansi lain untuk standar kualitas dan menjadi motivasi bagi instansi lain dalam mengelola pengaduan," kata Rini.

Rini mengatakan pandemi dan hadirnya revolusi industri mendorong perlunya transformasi kebijakan publik agar mampu mengakomodir kebutuhan masyarakat. Ia mengungkapkan, kedua kondisi tersebut juga membuat tingginya ekspektasi masyarakat terhadap layanan publik yang berkualitas.


Pengaduan pelayanan publik merupakan bentuk partisipasi masyarakat untuk menciptakan layanan ideal. Hal ini sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo agar masyarakat harus lebih aktif memberi kritik dan masukan kepada pemerintah guna meningkatkan kualitas layanan publik.

Untuk meningkatkan layanan publik, KemenPANRB telah menyiapkan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N LAPOR). Aplikasi ini yang nantinya mengelola aduan layanan publik nasional.

Comments