Mengenal Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka

Profil Pelajar Pancasila adalah karakter dan kemampuan yang dibangun dalam keseharian dan dihidupkan dalam diri setiap individu peserta didik melalui budaya satuan pendidikan, pembelajaran intrakurikuler, projek penguatan Profil Pelajar Pancasila, maupun ekstrakurikuler.

Dalam rangka mewujudkan Profil Pelajar Pancasila di satuan pendidikan dibutuhkan Projek Penguatan. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk "mengalami pengetahuan" sebagai proses penguatan karakter sekaligus kesempatan untuk belajar dari lingkungan sekitarnya.

Dalam kegiatan projek ini, peserta didik memiliki kesempatan untuk mempelajari tema-tema aau isu penting seperti perubahan iklim, antiradikalisme, kesehatan mental, budaya, wirausaha, teknologi, dan kehidupan berdemokrasi, sehingga peserta didik dapat melakukan aksi nyata dalam menjawab isu-isu tersebut sesuai dengan tahapan belajar dan kebutuhannya.


Begitu pentingnya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila ini, Ki Hadjar Dewantara mengatakan "...perlulah anak-anak (Taman Siswa) kita dekatkan hidupnya kepada perikehidupan rakyat, agar supaya mereka tidak hanya memiliki 'pengetahuan' saja tentang hidup rakyatnya, akan tetapi juga dapat 'mengalaminya' sendiri, dan kemudian tidak hidup berpisahan dengan rakyatnya." (dalam Panduan Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Jenjang, Kemendikbudristek: 2021).

Adapun gambaran Penerapan Profil Pelajar Pancasila di Satuan Pendidikan yaitu:

Download: Panduan Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Jenjang, Kemendikbudristek Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah (SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA : 2021).


Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (PPPPP) adalah pembelajaran lintas disiplin ilmu guna mengamati dan memikirkan solusi terhadap permasalahan di lingkungan sekitar peserta didik. Pendekatan pembelajaran yang digunakan dalam PPPPP adalah pembelajaran berbasis projek (project-based-learning), yang berbeda dengan pembelajaran berbasis projek dalam program intrakurikuler di dalam kelas.

PPPPP memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk belajar dalam situasi tidak formal, struktur belajar yang fleksibel, kegiatan belajar yang lebih efektif, dan juga terlibat langsung dengan lingkungan sekitar guna menguatkan berbagai kompetensi dalam Profil Pelajar Pancasila.

Adapun yang dimaksud dengan projek adalah serangkaian kegiatan untuk mencapai sebuah tujuan tertentu dengan cara menelaah suatu tema menantang. Dengan projek ini peserta didik dapat melakukan investigasi, memecahkan masalah, dan mengambil keputusan.


Pada praktiknya, peserta didik bekerja dalam periode waktu tertentu yang telah dijadwalkkan dengan tujuan dapat menghasilkan produk dan/atau aksi di tengah masyarakat. Selanjutnya produk dan/atau aksi yang dilakukan akan mendapat penilaian dari sekolah dalam bentuk raport khusus.

Comments