Mengenal Apa Itu Pendidikan STEM


Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Washington, DC kembali menggelar serial webinar Bincang Karya (Bianka) dengan tema Pendidikan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) pada Selasa (12/4) secara daring. Webinar dipimpin oleh Irwandi selaku Ketua Pusat Penelitian STEM, Universitas Syiah Kuala.

Dikutip dari laman resmi Kemendikbudristek, Duta Besar (Dubes) RI untuk Amerika Serikat, Rosan P. Roeslani mengatakan bahwa pendidikan STEM bertujuan untuk menyiapkan siswa agar menjadi kompetitif dan siap untuk bekerja di sektor keahlian masing-masing. Pendidikan STEM sebagai salah satu moda transformasi proses pendidikan pembentuk SDM yang lebih handal dan berkualitas dalam menghasilkan inovasi bagi kesejahteraan bangsa.

Pendidikan STEM juga dapat mendorong aktivitas penelitian dan pengembangan, memperkuat daya saing negara, serta mendorong pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Untuk itu dukungan yang berkelanjutan guna meningkatkan Pendidikan STEM diperlukan yang dapat menggerakkan aktivitas ekonomi Indonesia di tingkat lokal, nasional, regional, dan internasional.


Sebanyak tiga mahasiswa Indonesia di Amerika memaparkan penelitiannya terkait Pendidikan STEM yaitu, 1) Mahasiswa program doktor bidang Pendidikan STEM di The Ohio State University, Angga Hidayat; 2) Mahasiswa Program Master bidang Pendidikan STEM di The University of Texas at Austin, Daniel Williams Fointuna; dan 3) Mahasiswa Program Master of Science in Education - Teaching, Learning, and Leadership di University of Pennsylvania, Mohamad Djodi Hardi Prajuri.

Comments