Tujuan dan Manfaat Kebijakan Asesmen Nasional

edukasinfo.com | Lahirnya kebijakan Asesmen Nasional merupakan langkah pemerintah untuk mengukur mutu sistem pendidikan secara keseluruhan. Asesmen Nasional tidak berorientasi pada penguasaan konten sebagaimana yang terjadi pada Ujian Nasional melainkan Asesmen Nasional lebih mengutamakan penguasaan kompetensi peserta didik yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) sebagai salah satu bagian dari Asesmen Nasional bertujuan untuk mengukur kompetensi mendasar peserta didik terkait dengan literasi dan numerasi. Asesmen Nasional merupakan terobosan pemerintah dalam melakukan evaluasi menyeluruh kepada sekolah. Tidak hanya peserta didik, pendidik dan kepala sekolah juga mengikuti asesmen nasional.

Melalui survei AKM, lingkungan belajar, dan karakteristik peribadi peseta didik pemerintah nantinya dapat melakukan interpretasi terhadap mutu dan perkembangan sekolah. Hasil tersebut akan dijadikan dasar dalam menentukan kebijakan terhadap sekolah tersebut.

Dalam survei karakter, pemerintah akan mengukur sikap, nilai, keyakinan, dan kebiasaan yang mencerminkan karakter peserta didik. Sementara itu, survei terhadap lingkungan belajar akan mengukur kualitas input dan proses pembelajaran di kelas.


Baca juga : Latar Belakang Kebijakan Asesmen Nasional dan Pentingnya bagi Sekolah dan Siswa

Lebih jelasnya tujuan asesmen nasional untuk menghasilkan data dan informasi akurat untuk memperbaiki kualitas pembelajaran dan perkembangan sekolah pada masa selanjutnya. Berikut beberapa tujuan yang akan dicapai dalam penerapan asesmen nasional;

  1. Memantau perkembangan mutu pendidikan secara berkala.
  2. Memberikan arah perkembangan sekolah sesuai dengan tujuan utama sekolah itu sendiri.
  3. Mendapatkan gambaran karakteristik suatu sekolah sebagai dasar menentukan kebijakan.

Dengan demikian, asesmen nasional diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kemajuan pendidikan nasional. Hasil asesmen nasional tidak akan dijadikan sebagai tolak ukur keberhasilan kinerja sekolah maupun daerah atau asesmen nasional tidak dijadikan sebagai instrumen evaluasi kinerja sekolah. 

Secara sederhana asesmen nasional dapat memberikan kesempatan bagi sekolah untuk memperbaiki kualitas pendidikan pada satuan pendidikan/sekolah untuk menghasilkan peserta didik yang kompeten sesuai tuntutan zaman. Peserta didik tidak lagi dipaksa mencapai target minimum kelulusan, sehingga praktik-praktik pembelajaran model lama tidak lagi relevan dengan kebijakan ini.

Comments